Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Bos Nvidia Jensen Huang Setuju Sama Trump yang Sebut Bahaya AI, Saham Nvidia Anjlok 3,4 Persen

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kekhawatiran terhadap bahaya kecerdasan buatan (AI) sebagai 'hoaks' dalam diskusi panel All-In Summit di Los Angeles pada Senin (14/9/2026). Trump menelepon CEO Nvidia Jensen Huang untuk membahas isu ini, di mana ia mengkritik dorongan untuk memperlambat pengembangan AI yang menurutnya dipengaruhi kepentingan politik dan persaingan dengan China. Huang menyampaikan kesepakatannya dengan pandangan Trump, namun tetap mengakui pentingnya mengawasi keamanan AI. Ia mengapresiasi keberanian Jacob Coxon, peneliti Anthropic yang mengundurkan diri karena kekhawatiran akan arah pengembangan AI.

Perdebatan mengenai risiko AI semakin hangat setelah Coxon menyatakan bahwa Anthropic dan OpenAI mengambil risiko besar terhadap kehidupan manusia. CEO Anthropic Dario Amodei, CEO OpenAI Sam Altman, dan CEO SpaceX Elon Musk mendukung gagasan untuk memperlambat pengembangan AI. Dampaknya terlihat pada pasar saham, di mana saham Nvidia anjlok 3,4% pada Senin akibat kekhawatiran akan perlambatan belanja untuk infrastruktur AI.

Di sisi lain, Trump tetap mendukung pembangunan pusat data di AS dan mengkritik negara bagian yang menolak memberikan izin. Ia menekankan bahwa infrastruktur AI adalah 'minyak' untuk 20 hingga 25 tahun kedepan, lebih penting bahkan daripada internet.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait