Dampak Perang AS vs Iran Merembet Sampai IKN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perang antara Amerika Serikat dan Iran berdampak pada proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), menyebabkan kenaikan harga minyak dan bahan baku konstruksi. Data dari Asosiasi Kontraktor Indonesia menunjukkan harga minyak naik 37,41%, solar industri naik 41,52%, besi beton naik 27,78%, dan aspal naik 23,85% dari 28 Februari hingga 1 Juli 2026. Harga solar industri melonjak dari Rp 12.500 menjadi Rp 20.000 per liter, sempat mencapai Rp 30.000 per liter.
Pejabat OIKN Sony Alisa mengakui keluhan dari penyedia solar terkait kenaikan harga, namun optimis pembangunan tetap sesuai target. Kompleks yudikatif, termasuk gedung Mahkamah Agung (Rp 1,4 triliun) dan Mahkamah Konstitusi (Rp 1,65 triliun), ditargetkan rampung Desember 2027 dengan progres fisik tahun ini mencapai 40%. Kompleks legislatif dengan nilai kontrak total Rp 8,24 triliun juga ditargetkan selesai pada Desember 2027, mencakup gedung DPR, MPR, dan DPD dengan progres antara 9,4% hingga 12,1%.
Bagikan
Berita terkait
Update Perang AS-Iran: Trump Ancam Ledakan Iran, Beri Waktu Mepet
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.00
ESDM: Harga LNG Industri USD 13 per MMBTU Bergantung Eskalasi Perang AS-Iran
kumparan · 30 September 2026 pukul 16.49
Mahfud MD Ramal IKN dan Kopdes Berisiko Mangkrak Jika Prabowo Tak Lagi Berkuasa
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.20
Kemenkum Bali Ikut Bahas UU KUHP hingga IKN, Memperkuat Bahan untuk Sidang MK
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 19.08