Dana Pensiun Rp 1.669 Triliun, Ketua OJK Soroti Minimnya Peserta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341735/original/077203000_1788680194-3.jpg)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat dana kelolaan industri dana pensiun (dapen) mencapai Rp 1.669 triliun pada 2026. Namun, partisipasi masyarakat masih rendah hanya 5,10%, sementara literasi dana pensiun mencapai 22,21%. Tantangan utama OJK adalah meningkatkan kepesertaannya, terutama bagi pekerja mandiri yang tidak otomatis terdaftar program pensiun. Untuk itu, OJK merilis regulasi baru tentang skema pencairan manfaat pensiun berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 139/PUU-XXIII/2025 dan 164/PUU-XXIII/2025, yang memberikan kepastian hukum dan fleksibilitas bagi peserta, janda/duda, hingga anak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.40
TASPEN Kick Off Bulan Dana Pensiun 2026, Ini Agendanya
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 19.03
Literasi Dana Pensiun Masih Rendah, OJK Ungkap Baru 22%
Detik.com · 5 September 2026 pukul 11.56
TASPEN Dorong Masyarakat Siapkan Masa Pensiun Sejak Dini
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 11.47
Taspen Dorong Masyarakat Siapkan Masa Pensiun Sejak Dini
Berita terkait
OJK: Aset Industri Asuransi Tembus Rp 1.184,72 Triliun
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.25
OJK Ajak Masyarakat Melek Dana Pensiun Sejak Awal Demi Masa Tua Bahagia
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 18.09
TASPEN dan OJK Selenggarakan Bulan Dana Pensiun 2026, Dorong Masyarakat Siapkan Keuangan Hari Tua
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 18.01
TASPEN Dukung Bulan Dana Pensiun 2026, Dorong Persiapan Masa Pensiun Sejak Dini
kumparan · 5 September 2026 pukul 11.08