Danantara Blak-blakan Alasan Laporan Keuangan Perdana Belum Terbit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan laporan keuangan perdana belum terbit karena untuk pertama kali seluruh BUMN disusun dalam satu laporan konsolidasi. Proses ini melibatkan eliminasi transaksi antarperusahaan untuk menghindari pencatatan ganda aset. Saat ini, laporan dalam tahap praaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Penyusunan laporan melibatkan konsultan Big Four (Deloitte, PwC, EY, KPMG) untuk chart of accounts dan standar pelaporan. Presiden Prabowo menyebut terdapat 1.077 entitas BUMN, dengan target maksimal 350 entitas pada akhir 2026. Hingga akhir Juli, sekitar 250 entitas telah dikonsolidasikan atau ditutup.
Danantara menegaskan tetap transparan dan akuntabel. Setelah pola konsolidasi terbentuk, penyusunan laporan tahun berikutnya akan lebih mudah karena sistem sudah terintegrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.00
Dony Oskaria Buka Suara soal Lambatnya Laporan Keuangan Danantara
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.25
Danantara Susun Laporan Keuangan, Dibantu 4 Konsultan Kakap
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 08.03
Perkuat Konsolidasi, Danantara Kebut Restrukturisasi Portofolio BUMN
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 10.07
Transformasi Di Bawah Danantara, Telkomsel Tumbuh Sehat Semester I
Berita terkait
Percepat Efisiensi, Danantara Gabungkan 49 Hotel BUMN di Bawah HIN
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.20
Prabowo Minta BUMN Dipangkas jadi 300 Perusahaan, Bos Danantara: Harus Kami Akui Tidak Mudah
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 06.31
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Rugi Terus, Laporannya Untung, 'Ngarang Aja Itu'
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.35
Dikelola Danantara, Kinerja BUMN dari Krakatau Steel hingga Kimia Farma Terus Naik
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.15