Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dony Oskaria Buka Suara soal Lambatnya Laporan Keuangan Danantara

Dony Oskaria, Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (COO BPI) Danantara Indonesia, menjelaskan keterbitan laporan keuangan konsolidasi perdana yang masih tertunda. Keterlambatan ini terjadi karena untuk pertama kali seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dihimpun dalam satu laporan, memerlukan proses eliminasi transaksi antarperusahaan yang rumit dan detail. Proses ini melibatkan banyak BUMN seperti Pertamina, Bank Mandiri, dan PLN, di mana aset dan transaksi harus dikonsolidasi dengan kehati-hatian tinggi.

Saat ini, laporan sedang dalam tahap praaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan dibantu konsultan keuangan dari kelompok Big Four untuk memastikan standar pelaporan. Dony menegaskan transparansi laporan sehingga dapat diakses dan diawasi publik. Meskipun memakan waktu lama, ia menjamin proses dilakukan secara transparan.

Setelah pola konsolidasi terbentuk, penyusunan laporan di tahun-tahun berikutnya akan lebih mudah karena sistem sudah terintegrasi. Langkah ini bagian dari restrukturisasi ekosistem BUMN oleh pemerintah melalui Danantara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait