Dony Oskaria Buka Suara soal Lambatnya Laporan Keuangan Danantara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303757/original/046941100_1784692099-1000383983.jpg)
Dony Oskaria, Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (COO BPI) Danantara Indonesia, menjelaskan keterbitan laporan keuangan konsolidasi perdana yang masih tertunda. Keterlambatan ini terjadi karena untuk pertama kali seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dihimpun dalam satu laporan, memerlukan proses eliminasi transaksi antarperusahaan yang rumit dan detail. Proses ini melibatkan banyak BUMN seperti Pertamina, Bank Mandiri, dan PLN, di mana aset dan transaksi harus dikonsolidasi dengan kehati-hatian tinggi.
Saat ini, laporan sedang dalam tahap praaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan dibantu konsultan keuangan dari kelompok Big Four untuk memastikan standar pelaporan. Dony menegaskan transparansi laporan sehingga dapat diakses dan diawasi publik. Meskipun memakan waktu lama, ia menjamin proses dilakukan secara transparan.
Setelah pola konsolidasi terbentuk, penyusunan laporan di tahun-tahun berikutnya akan lebih mudah karena sistem sudah terintegrasi. Langkah ini bagian dari restrukturisasi ekosistem BUMN oleh pemerintah melalui Danantara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.25
Danantara Susun Laporan Keuangan, Dibantu 4 Konsultan Kakap
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.01
Danantara Blak-blakan Alasan Laporan Keuangan Perdana Belum Terbit
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 10.07
Transformasi Di Bawah Danantara, Telkomsel Tumbuh Sehat Semester I
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 20.25
Didukung Danantara, BKI Fokus Perkuat Bisnis Inti dan Ekspansi ke Pasar Global
Berita terkait
Danantara Targetkan Laporan Keuangan Rampung dalam 2 Bulan
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 09.45
137 Hotel BUMN Bakal Digabung, Danantara Kejar Efisiensi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.55
Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 12.40
Purbaya Bebaskan Pajak Konsolidasi BUMN hingga 2028
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 08.15