Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sedang mentransformasi PT Telkom Indonesia menjadi strategic holding guna menyehatkan keuangan BUMN. Dony Oskaria, Chief Operating Officer BPI Danantara, menjelaskan bahwa model bisnis saat ini membuat proses pemasangan fiber optic Indihome melewati empat perusahaan secara berurutan, yang meningkatkan biaya hingga 150% dibanding kompetitor. Transformasi ini bertujuan menghilangkan margin berulang dan menghemat total Rp30 triliun dalam ekosistem BUMN.

Sebelum pembentukan Danantara, perusahaan BUMN dikelola secara terpisah tanpa konsolidasi, sehingga tidak ada mekanisme bantuan antar-BUMN. Setelah ditempatkan dalam satu ekosistem, Danantara melakukan pemetaan terhadap 1.074 entitas BUMN, dengan 52% di antaranya mengalami kerugian. Total kerugian langsung dari perusahaan-perusahaan tersebut mencapai sekitar Rp20 triliun.

Berbeda dengan sovereign wealth fund lain yang mengandalkan kelebihan fiskal, sumber dana Danantara berasal dari hasil pengelolaan BUMN. Oleh karena itu, kesehatan keuangan perusahaan negara menjadi faktor kritis untuk keberlanjutan Danantara sebagai salah satu motor perekonomian Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait