Danantara Tepis Isu Kredit Macet: Pinjaman Dijamin Negara Pasti Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dony Oskaria, COO BPI Danantara dan Kepala BP BUMN, membantah klaim bahwa tugas Himpuan Bank Negara (Himbara) memberikan kredit ke program pemerintah berisiko tinggi. Menurutnya, kredit yang paling aman adalah kredit yang dijamin negara, sehingga tidak mungkin mengalami kredit macet. Dony menjelaskan skema pendanaan Himbara bersifat bisnis-to-bisnis (B2B), bukan pendanaan langsung ke program pemerintah. Ia menegaskan bahwa kredit diberikan sesuai aturan kredit normal yang berlaku.
PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai salah satu perusahaan yang memanfaatkan pinjaman dari Himbara. Pinjaman tersebut dijamin oleh negara dan sebelumnya mendapatkan dana sebesar Rp240 triliun. Dana ini digunakan untuk pendanaan Koperasi Desa Kemitraan Mandiri Pangan (KDKMP) atau Kopdes. Pinjaman dengan nilai angsuran Rp40 triliun per tahun dalam enam tahun ini akan mulai dibayarkan pada September 2026 setelah melalui verifikasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Model kredit yang diterapkan memberikan fasilitas hingga Rp3 miliar per gerai KDKMP. Dengan mekanisme ini, pemerintah berupaya memastikan likuiditas dan keberlangsungan program pangan melalui koperasi desa, sementara risiko kredit tetap diminimal karenajamin negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 22.31
Bos Danantara Jamin Kredit Bank BUMN ke Kopdes Merah Putih Tak Akan Macet
Berita terkait
KDKMP Didorong Jadi Pusat Perputaran Ekonomi Masyarakat Desa
Detik.com · 5 September 2026 pukul 12.30
OJK Sebut Kredit Himbara Tumbuh 16,59 Persen per Juli 2026
kumparan · 3 September 2026 pukul 14.55
Danantara Sebut Merger PT PP & Adhi Karya Dikebut Tahun Ini
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.59
Purbaya Ungkap Danantara Bakal Setor Dividen Rp 120 T ke Pemerintah Tahun Ini
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.07