Dari Pengungsi Politik Jadi Investor Legendaris Wall Street
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343721/original/097839500_1788874437-68fa5947d6184e3b91deb2a7_Li_Lu0062_edit1_RELEASE2v2.jpg)
Li Lu, pengungsi politik dari China pasca-Tragedi Tiananmen 1989, berhasil bertransformasi menjadi investor legendaris di Wall Street. Tanpa modal dan belum lancar bahasa Inggris, ia menempuhkan tiga gelar di Columbia University (BA, JD, MBA) dan berinvestasi dalam value investing. Pada 1997, ia mendirikan Himalaya Capital yang mengelola aset miliaran dolar. Kolaborasi dengan Charlie Munger dan Warren Buffett membawa investasi di BYD menjadi keuntungan berlipat ganda. Net worth Li Lu diperkirakan US$200 juta hingga miliaran dolar, namun tetap menjalani gaya hidup sederhana dan aktif filantropi.
Bagikan
Berita terkait
BYD Mulai Produksi di Subang, Siap Tampung 20.000 Tenaga Kerja Lokal
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 08.05
Pabrik BYD Subang Resmi Beroperasi, Kapasitas Produksi 150 Ribu Unit per Tahun
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 19.44
BYD Resmikan Pabrik Mobil Listrik Terbesar di Subang
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 12.02
Siap-Siap! BYD Resmikan Pabrik Rp11,7 T di Subang Pekan Ini
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 08.45