Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Darurat Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air Bersih

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menindaklanjuti darurat kekeringan di 3.288 lokasi di seluruh Indonesia sejak Juli hingga 24 September 2026. Penanganan ini mencakup 358 lokasi persawahan, 2.553 lokasi permukiman, dan 377 lokasi untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari lokasi persawahan, 272 lokasi sudah selesai dan 86 lokasi masih dalam proses. Upaya ini berhasil menyelamatkan 141.440 hektare sawah dari ancaman gagal tanam atau gagal panen. Untuk sektor domestik, 2.077 dari 2.553 lokasi permukiman sudah selesai ditangani.

Kementerian PU juga menyalurkan 48,9 juta liter air bersih yang dimanfaatkan oleh sekitar 1,75 juta jiwa. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pemompaan air sungai ke area sawah, normalisasi saluran irigasi, pembangunan saluran darurat, penggunaan teknologi irigasi hemat air, pembangunan sumur bor, serta penggunaan mobil tangki dan hidran umum. Penanganan kekeringan juga didukung oleh Satuan Tugas Antisipasi El Nino yang memantau kondisi bendungan, embung, dan jaringan irigasi secara berkala.

Menterer PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya penanganan kekeringan yang cepat, terukur, dan terpadu untuk memastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga. Penanganan ini melibatkan kolaborasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pemerintah memperkirakan ancaman kekeringan masih berpotensi berlangsung hingga November 2026, sehingga upaya penanganan akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait