Pentingnya Menjaga DAS untuk Mencegah Kekeringan Saat Kemarau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Krisis air bersih akibat kekeringan di beberapa wilayah Indonesia memerlukan penanganan jangka panjang, bukan sekadar solusi darurat. Pakar Hidrologi UGM, Hatma Suryatmojo, menekankan bahwa fenomena perubahan iklim seperti El Niño dan La Niña kini menjadi kenormalan baru yang berdampak nyata pada ketersediaan air.
Kunci utama pencegahan kekeringan adalah penguatan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk menjaga keseimbangan neraca air. Meskipun distribusi air melalui mobil tangki membantu kebutuhan mendesak, pemulihan fungsi resapan air pada DAS menjadi langkah krusial untuk menjamin produktivitas pertanian, peternakan, industri, dan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 22.10
KemenPU Selamatkan 141.440 Ha Sawah-Salurkan 48,9 Juta Liter Air Bersih
Berita terkait
Jabar Siaga Darurat Kekeringan, Pakar UGM Soroti Kerusakan DAS
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 18.38
1 Juta Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Daerah Ini Paling Parah
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 16.20
El Nino Super Kembali Setelah 11 Tahun, Kekeringan Hebat Akan Melanda ASEAN
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 12.28
Anggota Dewan Tinjau Pembangunan Sumur Bor Bernilai Rp 488 Juta
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.45