Data BMKG Diminta Jadi Acuan Pembangunan Infrastruktur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Sudjatmiko, menyampaikan bahwa informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG harus digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan, termasuk dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini disampaikan saat kunjungan spesifik Komisi V ke Stasiun BMKG Juanda, Surabaya, pada Jumat (28/8/2026). Diskusi dilakukan terkait kesiapan BMKG, keselamatan transportasi, mitigasi cuaca ekstrem, dan perubahan iklim. Sudjatmiko menekankan bahwa informasi BMKG perlu terhubung dengan keputusan pemerintah di lapangan agar tidak hanya berhenti sebagai data. Salah satu isu yang dibahas adalah potensi angin kencang di Jembatan Suramadu, yang memerlukan protokol yang jelas antara BMKG, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Komisi V juga mendorong pemasangan Variable Message Sign (VMS) di kawasan Suramadu untuk memberikan peringatan saat cuaca ekstrem.
Bagikan
Berita terkait
Penumpang KRL Tak Bisa Naik-Turun di Stasiun Karet per 1 September 2026
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 14.29
Babak Baru Peta Jalan Industri Pertambangan Indonesia
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 14.25
Ekspor Barang Tambang ke 5 Negara Dikecualikan dari DHE SDA per 1 September
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 14.15
Serbu! Tempat Tidur Diskon Gede-gedean di Transmart Full Day Sale
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.00