Dedi Mulyadi Minta Pasokan Air Data Center BDx Jatiluhur Rp3,5 Triliun Tak Ganggu Petani
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kebutuhan air untuk pengembangan pusat data BDx di Jatiluhur, Purwakarta, dengan investasi Rp3,5 triliun. Ia menilai kebutuhan air harus dihitung sejak awal proyek untuk memastikan tidak mengganggu pasokan bagi petani dan masyarakat. BDx membutuhkan air sekitar 384 liter per detik (0,4 m3/detik) atau 33.000 m3 per hari pada kapasitas penuh, sedangkan tahap awal 6.000 m3 per hari. KDM menekankan mekanisme air BDx berbeda, yaitu menggunakan sistem PDAM, sehingga tidak mengambil langsung dari Sumber Daya Air (SDA) seperti Citarum. Ia juga meminta evaluasi objektif terhadap proyek data center lain di Karawang dan memastikan alokasi air tetap terjaga bagi sektor pertanian serta masyarakat di wilayah Bekasi, Karawang, Subang, dan Jakarta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 22.00
Menteri PU Ancam Copot Pejabat Ditjen SDA Buntut Temuan Sawah Kering
kumparan · 28 September 2026 pukul 04.00
Kaya Bahan Baku, Muara Enim Diproyeksi Jadi Pusat Industri Bioetanol
Berita terkait
Pemerintah Perkuat Penanganan Kekeringan, Tangani 141.440 Hektare Sawah
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 12.54
Top 3: Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8%
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 07.00
Nvidia Rencana Investasi Rp 80 Triliun di Batam, Ini Fokus Proyeknya
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 11.00
Amran Siapkan 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 10.20