Kaya Bahan Baku, Muara Enim Diproyeksi Jadi Pusat Industri Bioetanol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, diproyeksikan menjadi pusat industri bioetanol nasional berkat kayaannya bahan baku seperti tebu, ubi kayu, dan jagung. Berdasarkan data pertanian, produksi ubi kayu mencapai 11.953 ton per tahun dari 351 hektare, jagung 2.828 ton dari 53 hektare, sedangkan tebu telah dikembangkan awal di Desa Talang Taling dengan produksi 500 ton dari 5 hektare. Pemerintah daerah menyatakan tiga langkah strategis: revisi RTRW untuk pemetaan lahan bahan baku, peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan bantuan bibit unggul, serta percepatan perizinan bagi investor. Plt Bupati Sumarni optimistis sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mengubah Muara Enim menjadi lumbung energi terbarukan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 07.00
Top 3: Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8%
Berita terkait
Amran Siapkan 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 10.20
Awas Rencana Besar Bioetanol Cuma Mimpi, Sosok Ini Tunjuk Akar Masalah
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.15
44 Bupati Kompak Dukung Mentan Amran Kembangkan Bioetanol Nasional
kumparan · 22 September 2026 pukul 11.20
Amran: Pengembangan Bioetanol Bisa Buka 8 Juta Lapangan Kerja
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 11.15