Dedi Mulyadi Soroti Amdal Data Center Jatiluhur, Ternyata Belum Diterbitkan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti proses AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) untuk proyek data center berbasis AI milik BDx di Jatiluhur, Purwakarta. Meski masyarakat mengkhawatirkan penggunaan air dan potensi kebisingan, dokumen AMDAL proyek tersebut belum diterbitkan. Kajian lingkungan masih dalam proses perbaikan oleh konsultan Jakarta, sekaligus melibatkan pakar pembanding oleh DLH Kabupaten Purwakarta untuk memberi sudut pandang tambahan. Dedi menegaskan pentingnya transparansi, meminta identitas konsultan dan tim ahli diumumkan publik melalui media sosial. Ia menilai masyarakat berhak memahami proses penilaian dampak lingkungan sebelum keputusan akhir diterbitkan. Ia juga meminta konsultan menjawab kekhawatiran publik terkait air, kebisingan, dan isu lainnya secara terbuka. Dengan adanya kajian pembanding, Dedi berharap keputusan lingkungan dapat diambil dari beberapa perspektif, bukan hanya hasil satu konsultan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 13.10
Demo Besar-Besaran Tolak Data Center, Proyek Rp 15 Triliun Gagal Total
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.30
Data Center Beri Setiap Rumah Rp180 Juta, Ini Syaratnya
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 08.21
Data Center AI Haus Air, 1 MW Sedot Air Kebutuhan 1 Kota
Berita terkait
Dedi Mulyadi Ingin Amdal Data Center Jatiluhur Disebar di Medsos: Kalau Dokumen Buku, Warga Tak Baca
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 03.00
AMDAL Data Center Jatiluhur Bikin Risih, Dedi Mulyadi Turun Tangan: Ini Barang Publik, Bukan Private
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 01.05
Data Center Ditolak di Mana-Mana, Warga Sebut Sumber Petaka
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.05
Ngeri! 1 MW Data Center AI Butuh Air Setara Kebutuhan 300.000 Orang
Detik.com · 22 September 2026 pukul 08.45