Dedi Mulyadi Wanti-Wanti Penebangan Masif dan Krisis Ekologi di Garut Selatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memperingatkan risiko bencana ekologi akibat penebangan kayu masif di Garut Selatan. Kondisi lahan yang terbuka dan kering meningkatkan potensi longsor saat musim hujan. Selain itu, penggunaan truk pengangkut kayu dengan muatan 20 hingga 30 ton dikhawatirkan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan setempat.
Kondisi serupa juga terjadi di Pangalengan, Kabupaten Bandung, di mana pembukaan lahan pegunungan berisiko meningkatkan limpasan air dan sedimentasi tinggi di Sungai Citarum, yang dapat memicu banjir di wilayah Bandung Selatan. Dedi mendorong pemerintah daerah dan masyarakat segera melakukan reboisasi dan pemulihan tutupan lahan di kawasan hulu untuk mencegah bencana hidrometeorologi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.33
Al Quran Ungkap Peran Manusia dalam Terjadinya Bencana Alam, Ada Kezaliman yang Melampaui Batas
Berita terkait
Inilah 10 Kebakaran Hutan Terbesar Sepanjang Sejarah di Dunia
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 18.00
Terancam Paparan Abu Vulkanik, Warga PIK Terima Bantuan Masker Gratis
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 00.55
Lahan Bekas Karhutla Langsung Ditanam Sawit, DPR Minta Aparat Selidiki
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 00.15
Mengapa Gas SO2 dari Gunung Berapi Berbahaya? Ini Penjelasannya
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.17