Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Demand Rumah Tapak di Greater Jakarta Masih Stabil, Segmen Rp 600 Juta ke Atas Paling Banyak Dicari

Permintaan rumah tapak di Greater Jakarta pada semester I 2026 mencapai sekitar 3.900 unit, dengan peluncuran baru sekitar 3.500 unit dan tingkat penjualan kumulatif mencapai 90 persen. Meskipun pasar properti menghadapi ketidakpastian ekonomi, sektor rumah tapak tetap stabil dan dianggap cukup tahan terhadap fluktuasi pasar. Konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) mencatat bahwa rumah dengan harga di atas Rp 3 miliar juga meningkat signifikan, menyumbang sekitar 19 persen dari total permintaan.

Salah satu tren yang terlihat adalah pergeseran preferensi konsumen terhadap jumlah kamar tidur. Pada semester I 2025, rumah tiga kamar tidur paling banyak diminati dengan porsi 39 persen. Namun, pada semester I 2026, rumah empat kamar tidur menjadi tipe paling populer. Perubahan ini didorong oleh kelengkapan fasilitas di kawasan hunian terpadu (township) seperti komersial, rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur yang menduktingi kenyamanan konsumen, terutama kelompok usia muda.

Segmen rumah dengan harga Rp 600 juta ke atas masih menjadi yang paling banyak dicari. Permintaan rumah tiga hingga empat kamar tidur tetap kuat meskipun luas bangunan tidak selalu menjadi faktor utama. Konsumen semakin menekankan pada kelengkapan fasilitas dan lokasi strategis di dalam township.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait