Denny Indrayana Disebut Kerja Jadi Sopir Taksi Online di Australia, Kini Hadiah Sayembara Ijazah Capai Rp1,26 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Denny Indrayana kembali menjadi sorotan publik terkait pengakuannya di Australia. Barisan Rekonsiliasi JKW07PS08, melalui Tommy Ji, meragukan klaim Denny pernah menjadi dosen dan guru besar di Australia, sementara sejumlah pihak menyebutnya bekerja sebagai pengemudi taksi online. Tommy Ji mempertanyakan kemungkinan seseorang yang menjadi dosen dengan gaji tinggi di Australia juga bekerja sebagai sopir taksi online. Mardiansyah Semar dari Rampai Nusantara menilai sikap Denny di Australia sebagai tanda seseorang yang pecundang dan pesakitan, mengaitkannya dengan status tersangkannya dan kekalahannya dalam politik Indonesia.
Di tengah polemik ini, Denny Indrayana mengumumkan bahwa hadiah sayembara terkait ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka telah mencapai Rp1.263.750.000. Dia menyatakan kesempatan untuk berkontribusi dana masih terbuka, dengan penjelasan bahwa donasi tidak perlu melalui transfer dan nama donatur dirahasiakan. Denny menegaskan dana akan digunakan untuk sayembara pembuktian ijazah tersebut.
Pernyataan Denny tentang keberadaannya di Australia dan peningkatan nilai hadiah sayembara ini menjadi bagian dari diskusi publik yang ramai terkait mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Soal Sosok Donatur di Balik Sayembara Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Sampai Per Detik Ini...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 03.20
'Ada yang Pernah Dengar SMA Gibran Adakan Reuni dan Mengundangnya?'
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.25
Denny Indrayana Getol Kejar Ijazah Gibran, Masa Lalunya Kini Dibongkar
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 09.35
Pakar: Fatimah Memperjuangkan Indonesia, Gibran bin Jokowi Justru Merusaknya
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 13.15