Destry Ungkap Arah Kebijakan BI, Stabilitas Tetap Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menegaskan stabilitas ekonomi akan tetap menjadi prioritas utama BI di tengah ketidakpastian global. Penetapan Destry sebagai Gubernur BI periode 2026-2030 oleh DPR RI sekaligus memperkuat komitmennya terhadap kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Stabilitas ekonomi, menurutnya, menjadi fondasi kunci untuk menjaga investasi dan menciptakan kondisi kondusif bagi pertumbuhan nasional. "Kalau ekonomi kita stabil, kita juga bisa terus menjaga. Kita stabil, investasi stabil, tentu itu akan menciptakan ekonomi yang kondusif untuk nanti ekonomi kita bisa tumbuh lagi," ujarnya. Selain itu, Destry menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara BI dan pemerintah, khususnya dalam menyelaraskan kebijakan moneter dan fiskal agar kebijakan ekonomi nasional dapat berjalan selaras. Kolaborasi ini dianggap penting untuk mengatasi berbagai tantangan, termasuk pengendalian inflasi yang bersumber dari sisi pasokan (supply side), yang menurutnya tidak dapat diselesaikan oleh BI sendiri. Destry juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi pangan, termasuk melalui ketersediaan dan distribusi komoditas di daerah. Di sisi lain, BI akan melanjutkan dukungan terhadap transaksi menggunakan mata uang lokal (local currency transaction/LCT), terutama dalam perdagangan dan investasi, sebagai bagian dari upaya mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Namun, pelaksanaan sinergi tersebut tetap harus berada dalam koridor mandat dan kewenangan masing-masing lembaga.
Bagikan
Berita terkait
Perketat Lisensi, I.League Tegaskan Tak Ada Lagi Klub Tunggak Gaji
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 15.59
PNM Salurkan Pembiayaan ke 3 Perempuan Suku Baduy untuk Usaha Hasil Bumi
Detik.com · 1 September 2026 pukul 15.58
Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.55
Tumbuh Bersama UMKM dan Gerakkan Ekonomi, Kredit BRI Capai Rp1.235 T
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.53