Dexa Group Perkuat Bisnis Farmasi Halal, Ekspor Produk ke Eropa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dexa Group memperkuat bisnis farmasi halalnya dengan mengekspor 16 SKU produk langsung ke Polandia, Belanda, dan United Kingdom melalui PT Ferron Par Pharmaceuticals. Selain itu, Ferron memproduksi 105 SKU untuk ekspor di fasilitasnya di Cikarang. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi Dexa Group untuk meningkatkan penetrasi produk farmasi Indonesia ke pasar global. Direktur Utama Ferron, Benny Sutisna Suwarno, menyatakan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar persyaratan, tetapi bagian dari kesiapan perusahaan untuk masuk ke pasar internasional. Dexa Group telah menerapkan standar halal sejak 2019, sehingga lebih dari 1.800 SKU dan seluruh fasilitas produksinya sudah tersertifikasi halal. Penerapan ini membuat perusahaan lebih siap saat kewajiban halal dilaksanakan penuh pada 2026.
Pemerintah mendukung peluang ini. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa sertifikasi halal harus diikuti dengan kapasitas produksi yang baik dan akses pasar yang luas, khususnya ke negara-negara dengan populasi Muslim besar. Menurut State of the Global Islamic Economy Report 2025–2026, konsumsi ekonomi syariah global mencapai US$2,6 triliun pada 2024 dan diproyeksikan mencapai US$3,6 triliun pada 2029.
PT Ferron Par Pharmaceuticals juga meraih Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 dari Kementerian Perindustrian untuk kategori Perusahaan Industri Besar, Subkategori Farmasi dan Obat Tradisional Terbaik. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas konsistensi Dexa Group dalam membangun industri farmasi yang memenuhi kaidah halal.
Bagikan
Berita terkait
Dexa Group: Kepastian Halal Mendukung Akses Produk ke Pasar Global
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 10.48
Dexa Group Raih IHYA 2026 dari Kemenperin
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 03.31
Dexa Group Raih IHYA 2026, Konsisten Menjaga Standar Halal
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 20.24
Kemenperin Buka Akses Modal, Industri Halal RI Didorong Kuasai Pasar Ekspor
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 11.51