Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemenperin Buka Akses Modal, Industri Halal RI Didorong Kuasai Pasar Ekspor

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja sama dengan PT Maybank Indonesia Tbk untuk membuka akses pembiayaan bagi pelaku industri halal Indonesia. Kerja sama ini mencakup fasilitasi pembiayaan syariah, peningkatan kapasitas produksi, sertifikasi halal, hingga akses pasar domestik dan internasional. Tujuannya agar industri halal tidak hanya memenuhi pasar dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar ekspor global.

Kepala Pusat Industri Halal Kemenperin, Dewi Setiawati, menekankan bahwa pembiayaan penting bagi pelaku industri halal yang ingin memperluas skala usaha. Pemerintah juga mengembangkan Bintan Inti Halal Hub sebagai kawasan industri yang menghubungkan produksi dan distribusi produk halal dengan pasar internasional. Dalam Halal Indo 2026, kerja sama dilakukan dengan Maybank Singapore dan Gallant Venture Ltd untuk mendukung pengembangan ekosistem halal.

Selain pembiayaan, pemerintah juga memperkuat rantai pasok dengan mengedepankan bahan baku lokal. PT Arafa Arinaya Asia (Arafatea) menandatani kesepakatan untuk pasokan bahan baku alami berbasis teh, matcha, dan kelor. Kementerian Perindustrian menyatakan komitmen untuk menjadikan Indonesia bukan hanya pasar halal terbesar, tetapi juga pusat produksi dan rantai pasok halal dunia melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait