Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
Presiden Prabowo Subianto pada KTT BRICS mendorong negara anggota memanfaatkan ekonomi hijau untuk memperkuat posisi dalam rantai nilai global. Indonesia menekankan bahwa pengembangan sumber daya terbarukan dan teknologi bersih dapat membuka peluang investasi serta meningkatkan nilai tambah industri.
Prabowo menyatakan bahwa BRICS memiliki kelimpahan sumber daya seperti mineral kritis, logam tanah jarang, energi terbarukan, dan kapasitas produksi serta pasar yang besar. Ia berargumen bahwa pengolahan sumber daya tersebut akan menghasilkan nilai ekonomi jauh lebih tinggi dibandingkan sekadar menjadi pemasok bahan mentah.
Prabowo juga mengusulkan industrialisasi bersama dan pengoptimalan sumber daya serta kapasitas produksi secara kolektif. Ia menekankan bahwa BRICS sudah memiliki ekosistem rantai pasok yang tinggal perlu dihubungkan dan dioptimalkan untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi semua anggota.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 13 September 2026 pukul 18.15
Prabowo: BRICS Kuasai Pangsa Besar Mineral Kritis dan Energi Dunia
kumparan · 14 September 2026 pukul 04.00
Prabowo Dorong BRICS Ubah Tantangan Jadi Peluang Investasi dan Lapangan Kerja
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 18.00
Prabowo di BRICS: Negara Berkembang Jangan Cuma Jadi Penonton
Detik.com · 13 September 2026 pukul 17.30
RI Bertahun-tahun Impor Beras-Jagung, Prabowo: Sekarang Kita Eksportir!
Berita terkait
Disambut Gibran, Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 05.06
Indonesia Dorong BRICS Naikkan Posisi Dalam Rantai Nilai Global
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 22.50
Prabowo Bongkar 4 Jurus Hadapi Tantangan Global di Hadapan Para Pemimpin BRICS
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 17.20
Presiden Prabowo Sebut BRICS Punya Modal Bangun Abad Hijau
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 17.15