Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Indonesia Dorong BRICS Naikkan Posisi Dalam Rantai Nilai Global

Indonesia mendorong negara-negara BRICS mengoptimalkan sumber daya, kapasitas produksi, teknologi, dan pasar bersama untuk meningkatkan posisi dalam rantai nilai global. Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa BRICS sudah memiliki rantai pasok yang dapat dikembangkan bersama, sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar. Indonesia menawarkan industrialisasi bersama sebagai langkah konkret untuk mengubah kekuatan yang dimiliki menjadi sumber nilai yang lebih besar.

Menurut Prabowo, BRICS memiliki kelimpahan sumber daya mineral kritis, energi, kapasitas produksi, kemampuan teknologi, dan pasar yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi bersama. Indonesia menekankan pentingnya menggabungkan sumber daya dan kapasitas negara-negara anggota untuk membuka kran investasi, memperkuat struktur industri, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Indonesia juga menjadikan keberhasilan transformasi kapasitas produksi pangan sebagai contoh nyata. Negara yang dulu menjadi importir terbesar biji-bijian, beras, dan jagung kini telah bertransformasi menjadi eksportir. Selain itu, Prabowo menilai ekonomi hijau sebagai peluang strategis bagi BRICS untuk memperkuat posisi dalam rantai nilai global melalui pengembangan sumber daya terbarukan dan teknologi bersih.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait