Dongkrak Suara PSI, Jokowi Bisa 'Senggol' Partai Sahabat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Umum PSI pada Oktober-November 2026 berpotensi meningkatkan perolehan suara PSI dari 78% menjadi 13-20% berdasarkan survei tidak terpublikasi. Namun, kehadiran Jokowi juga berisiko mengganggu perolehan suara partai politik yang selama menjadi mitra pendukungnya, seperti Partai Golkar. Projo Budi Arie Setiadi dan Adi Prayitno menyatakan 40% masyarakat yang mengetahui safari politik Jokowi berpotensi bergabung dengan PSI. Dalam demokrasi, perpindahan suara merupakan bagian dari kompetisi normal untuk menyalurkan aspirasi rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 12.56
AHY Singgung soal Kekuasaan, Adi Prayitno Ungkap Tafsir Geng Solo
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.10
Versi Pengamat, Pidato AHY soal Kekuasaan Diarahkan ke Jokowi, Bukan Prabowo
Berita terkait
Capek-capek Jokowi Keliling Indonesia, 34,8% Publik Ogah Pilih PSI
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.25
Jokowi Safari Politik Besarkan PSI, 62,9% Warga Ternyata Tak Tahu
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 21.37
Survei PPI: 34,8% Warga Tak Tertarik Pilih PSI meski Jokowi Safari Politik
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.51
PSI Disebut Mulai Dapatkan Efek Jokowi, Dekati Ambang Batas Parlemen
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.08