Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

DPK Anjlok 10%, Dirut Bank Jatim (BJTM) Ungkap Alasannya

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) mencatat penurunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10,6% hingga Rp72,9 triliun pada semester I 2026. Komponen dana giro turun 14,9% ke Rp17,5 triliun, tabungan turun 1,9% ke Rp29 triliun, dan deposito juga anjlok 10,6%. Direktur Utama Winardi Legowo menjelaskan penurunan ini terkait dengan berkurangnya Transfer Keuangan ke Daerah (TKD), yang mempengaruhi peran Bank Jatim sebagai fasilitator pengelolaan kas pemerintah daerah. Porsi TKD yang dikelola Jatim mencapai 19,35%.

Menurut Winardi, penurunan TKD memiliki keterkaitan dengan kebijakan pemerintah daerah yang cenderung mengutamakan likuiditas. Untuk mengatasi hal ini, Bank Jatim bertekad memperkuat sumber dana murah dari masyarakat melalui strategi baru. Direktur Keuangan Wahyukusumo Wisnubroto menyatakan bahwa strategi ini meliputi peningkatan transactional banking, ekspansi layanan digital JConnect Mobile, program pemasaran musiman, dan pengembangan ekosistem dengan business partner.

Bank Jatim juga memperluas akses layanan melalui Agen Laku Pandai, penambahan jaringan ATM, dan sistem CRM. Menurut Wahyukusumo, penguatan ekosistem digital menjadi strategi utama untuk meningkatkan utilitas layanan, memperluas akuisisi nasabah, dan mengurangi ketergantungan pada sumber dana tertentu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait