DPR Pasang Target Besar PFII: Tambah Dorongan Pertumbuhan Ekonomi 0,5%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi XI DPR RI menargetkan kehadiran Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dapat menambah percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia minimal 0,5% per tahun. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra Mohamad Hekal menjelaskan bahwa perputaran uang yang dibawa PFII akan menggerakkan ekonomi secara umum.
Selain itu, Hekal mengungkap PFII berpotensi menurunkan biaya pendanaan (cost of fund) untuk pembiayaan berbagai sektor sekitar 200 basis poin. Penurunan ini berlaku untuk pembiayaan dalam valas, bukan rupiah, yang dinilai sebagai angka signifikan untuk sektor pembiayaan.
Hekal juga memperkirakan aktivitas ekonomi di sekitar PFII akan bergerak lebih cepat seiring tumbuhnya aktivitas masyarakat. Ia menjelaskan bahwa fasilitas PFII tidak hanya untuk korporasi tetapi juga untuk perorangan, termasuk pekerja di lembaga keuangan yang memiliki penghasilan tinggi. Kondisi ini diperkirakan akan mendorong aktivitas properti dan pariwisata di kawasan sekitar PFII karena insentif pajak yang ditawarkan.
Bagikan
Berita terkait
Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Curhat Berat Badan Susut 14 Kg
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.00
Asumsi Makro RAPBN 2027 Disepakati! Ekonomi Ditarget Tumbuh 6%, Rupiah Dipatok Rp17.500
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 17.23
Solikin Juhro Jalani Uji Kelayakan di DPR, Tawarkan 8 Strategi BI untuk Ekonomi
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 16.07
Tata Kelola Fiskal harus Diperkuat demi Optimalisasi Belanja Negara
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.03