Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

DSI Pantau Transaksi Ekspor Tiga Komoditas Strategis Rp1.239 T

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi meluncurkan pemantauan transaksi ekspor tiga komoditas sumber daya alam strategis, yaitu batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), dan ferroalloy. Total nilai ekspor ketiganya mencapai hampir US$70 miliar atau sekitar Rp1.239 triliun. Batu bara menyumbang US$30,35 miliar, CPO US$22,87 miliar, dan ferroalloy US$16,43 miliar. DSI dibentuk untuk meningkatkan transparansi tanpa mengganggu hubungan komersial yang sudah ada antara eksportir dan pembeli.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan bahwa DSI tidak bertujuan menambah lapisan birokrasi atau menggantikan peran regulator. Seluruh perizinan, pengaturan, dan pengawasan tetap berada pada kementerian dan lembaga yang berwenang. DSI lebih fokus pada evaluasi, pemantauan, dan verifikasi terhadap aliran data dan transaksi ekspor, termasuk kuantitas, kualitas, klasifikasi barang, harga, hingga penyelesaian pembayaran dan repatriasi devisa.

Implementasi kebijakan ini akan dilakukan secara bertahap dan berbasis kesiapan agar tidak mengganggu arus perdagangan yang sedang berjalan. DSI didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026, dan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait