Cipung jadi Komisaris Utama DSI, Siap Optimalisasi Nilai Ekspor Indonesia hingga USD 5 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi beroperasi pada 1 Juni 2026 dengan fokus mengoptimalkan nilai ekspor komoditas nasional. Dalam lebih dari dua bulan operasional, DSI telah menganalisis 6.500 deklarasi ekspor bernilai USD 14 miliar dengan volume 90 juta ton komoditas seperti batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy. Kolaborasi dengan BUMN menemukan potensi peningkatan nilai ekspor sebesar USD 5 miliar per tahun. Direktur Utama DSI, Luke Mahony, menekankan pembangunan sistem pemantauan, verifikasi, dan operasional yang kredibel untuk menciptakan ekosistem ekspor yang transparan, akuntabel, dan efisien. CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan pentingnya tata kelola dan visibilitas sumber daya alam untuk memaksimalkan nilainya demi kepentingan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.05
Danantara Kumpulkan Bos-Bos Batu Bara Cs, Beberkan Cara Kerja DSI
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 18.56
Daftar Lengkap Komisaris hingga Direksi DSI: Ada CEO Freeport hingga Mantan Petinggi Bank Dunia
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.27
DSI Pantau Transaksi Ekspor Tiga Komoditas Strategis Rp1.239 T
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 19.45
Peluncuran Danantara Sumberdaya, Rosan Ungkap Nilai Ekspor 3 Komoditas Indonesia
Berita terkait
Rosan: Pengusaha Batu Bara Cs Bisa Tetap Ekspor Langsung Meski Ada DSI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.55
PT DSI Sudah Analisis 6.500 Transaksi Ekspor Senilai USD 14 M
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.45
Rosan Tegaskan DSI Tidak Jadi Eksportir Tunggal Komoditas
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
Rosan Sudah Temui Calon Investor PFII dari Asia, Masih Incar yang Lain
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.00