DSI Siapkan 8 Analitik untuk Deteksi Under-Invoicing Ekspor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menyiapkan delapan use case analitik untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis, yaitu batu bara, CPO, dan ferro-alloy. Sistem ini bertujuan mengidentifikasi potensi penyimpangan seperti under-invoicing, transfer pricing, dan masalah repatriasi Devisa Hasil Ekspor (DHE) melalui integrasi data transaksi dari awal hingga penyelesaian.
Delapan analitik tersebut meliputi rekonsiliasi kuantitas, kualitas, klasifikasi kode HS, perbandingan harga, pemeriksaan pihak terafiliasi, pelacakan rute, rekonsiliasi negara tujuan, dan rekonsiliasi DHE. DSI berperan sebagai penghubung data dan verifikator, namun tindak lanjut atas indikasi ketidaksesuaian tetap menjadi kewenangan lembaga regulator terkait.
Bagikan
Berita terkait
DSI Optimalisasi Ekspor 3 Komoditas US$ 5 M/Tahun, Gini Cara Kerjanya
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.36
DSI Bongkar 6.500 Transaksi Ekspor, Telusuri Potensi Under Invoicing
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 21.45
Bos Freeport Tony Wenas Ditunjuk Jadi Komisaris DSI
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.01
Danantara Kumpulkan Bos-Bos Batu Bara Cs, Beberkan Cara Kerja DSI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.05