Dulu Anies Disemprot Prabowo Soal 'Angin Tak Punya KTP', Kini Menhut Ulangi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dulu Anies Baswedan dalam Debat Pilpres 2023 menyebut polusi udara Jakarta dipengaruhi angin yang "tidak punya KTP", yang dianggap menyederhanakan masalah. Prabowo Subianto menolak menyalahkan faktor alam seperti angin, mengingat Jakarta memiliki anggaran besar untuk mengatasi polusi. Sekarang, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengulang analogi serupa terkait asap karhutla yang terbawa angin dari Malaysia ke Indonesia. Raja Juli menekankan upaya mencegah dampak negatif, sementara Prabowo belum memberi komentar terhadap pernyataan menteri. Debat ini memperlihatkan perbedaan pendekatan: menyalahkan faktor eksternal versus fokus pada solusi nyata dengan sumber daya yang ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.30
Gara-gara Karhutla, Emisi Karbon Indonesia Naik 429 Persen
Detik.com · 1 September 2026 pukul 23.26
Prabowo Panggil Panglima TNI-Kapolri, Bahas Situasi Nasional hingga Karhutla
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 20.24
Menhut: Presiden Prabowo terus pantau dan dorong penanganan karhutla
kumparan · 1 September 2026 pukul 14.26
Asap Kalimantan Diduga Capai Filipina, Quezon City Tangguhkan Kelas Tatap Muka
Berita terkait
Sindiran Pedas ke Raja Juli: Kalau Nyalahin Angin, Buat Apa Ada Menhut?
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.50
Menhut Raja Juli Klaim Asap Tak Punya KTP, Anies: Kok Seperti…
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 10.05
Prabowo Kumpulkan Panglima TNI, Kapolri hingga Kapolda di Hambalang, Ada Apa?
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 02.43
Survei Median Elektabilitas Capres: Gibran 2 Persen, Anies 20 Persen
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.15