Dulu Dikuasai Asing, SBN Kini Banyak Dipegang Investor Ritel Dalam Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Jenderal Kemenkeu Herman Saheruddin menyatakan mayoritas pemegang SBN kini berasal dari investor ritel dalam negeri, berbeda dengan kondisi 10-20 tahun lalu yang lebih banyak dimiliki investor asing. Pergeseran ini menyebabkan bunga obligasi dikembalikan ke pemegang domestik. Dana SBN dialokasikan untuk program pembangunan pemerintah. SBN dinilai sebagai instrumen aman tahan volatilitas global, diterbitkan langsung oleh negara dengan rating investment grade BBB dari S&P dengan outlook stabil. Herman menyamakan keunggulan SBN dengan emas dengan imbal hasil sekitar 7%, dapat dibeli melalui mobile banking.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.48
Direktur BRI Imbau Generasi Muda Bijak Kelola Uang di Era Digital
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 11.51
Kemenkeu: Punya Uang Rp1 Juta Sudah Bisa Mulai Investasi
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.13
CT Ungkap Sosok 'Musuh Besar', Siapa Dia?
Berita terkait
Kemenko Perekonomian Klarifikasi Soal Istilah Emas di Bawah Bantal
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 14.04
Airlangga Bocorkan Calon Gubernur PFII: dari Internal Pemerintah
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 06.55
Bos Bank Mandiri Jelaskan Alasan Tebar Dividen Interim Rp6,16 T
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.45
Indonesia Tawarkan 32 Proyek Investasi Strategis ke Jepang
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 12.32