Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenko Perekonomian Klarifikasi Soal Istilah Emas di Bawah Bantal

Kemenko Perekonomian menjelaskan istilah 'emas di bawah bantal' bukan metafora fisik, melainkan menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat. Dengan data, terdapat sekitar 1.800 ton emas senilai USD 252 miliar disimpan rumah tangga, jauh berbeda dari cadangan emas nasional sebesar 3.600 ton. Pemerintah mengusung simpanan emas ini sebagai peluang untuk memperkuat kedaulatan ekonomi melalui pengembangan ekosistem bullion dan memberi pilihan instrumen keuangan yang aman.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait