Ekonom Buka Suara Soal Dana SAL di Himbara, Singgung Likuiditas Perbankan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349051/original/055374500_1789469751-photo_6145410520937338831_w.jpg)
ASEAN Economist Enrico Tanuwidjaja dari UOB Indonesia menyatakan bahwa lokasi penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau kembali ke Bank Indonesia (BI) bukanlah faktor utama. Menurutnya, yang penting adalah pengelolaan dana tetap produktif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Keputusan akhir mengenai pengembalian dana ke BI sepenuhnya menjadi wewenang Kementerian Keuangan, namun harus dilaksanakan secara kredibel dan akuntabel.
Enrico menekankan pentingnya kejelasan Indikator Kinerja Utama (KPI) dan pengukuran pengembalian investasi (ROI) dari program-program yang didanai oleh SAL. Jika ROI-nya baik, programnya jelas, dan tidak ada kebocoran, maka penempatan dana tidak menjadi masalah. Ia juga menyoroti bahwa likuiditas perbankan nasional saat ini berlebih dengan rasio AL/DPK di atas 20 persen, sehingga penempatan dana SAL tidak akan mengganggu stabilitas keuangan.
Menurutnya, fokus utama adalah pada produktivitas dan akuntabilitas pengelolaan dana, bukan pada institusi tempat dana disimpan. Selain itu, kondisi likuiditas yang berlebih di sektor perbankan memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan dana tersebut tanpa khawatir menimbulkan tekanan pada sistem keuangan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 07.15
Suahasil Bakal dapat Ujian Setelah Jadi Menkeu, Cukup Berat
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.32
Gaji ASN Daerah Tak Dialihkan ke Himbara, Ini Penjelasan Purbaya
Berita terkait
BTN Siap Kembalikan Dana SAL Kemenkeu Rp 5 Triliun di Tahap Pertama
JawaPos · 4 September 2026 pukul 21.30
Ada atau tak ada SAL, BTN jaga LDR pada kisaran 92-95 persen
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 21.04
Purbaya Buka–bukaan soal Keuntungan Penitipan Uang Pemerintah ke Bank Himbara
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 06.57
Purbaya Buka-bukaan Soal Rencana Pengelolaan Duit SAL di 2027
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.20