Ekonom ingatkan setoran Danantara tak jadi “kantong cadangan” APBN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

M Rizal Taufikurahman dari INDEF memperingatkan agar pemerintah tidak memperlakukan setoran keuntungan Danantara sebesar Rp120 triliun tahun ini sebagai 'kantong cadangan' APBN. Ia menekankan pentingnya transparansi tata kelola anggaran dan formula pembagian laba yang jelas agar Danantara tidak berubah dari pengelola investasi menjadi sekadar tempat menampung dana negara. Rizal menjelaskan bahwa secara teoretis, setoran tersebut dapat menurunkan kebutuhan penerbitan utang hingga Rp120 triliun, namun hanya jika seluruh dana diperlakukan sebagai tambahan penerimaan dan tidak digunakan untuk membiayai belanja baru.
Menurut Rizal, bila pemerintah tetap menerbitkan utang sesuai rencana awal, maka kebijakan ini tidak akan berfungsi sebagai konsolidasi fiskal, melainkan hanya memperlebar ruang belanja. Ia menyoroti bahwa tambahan penerimaan bersih dari peralihan dana ini hanya sebesar Rp30 triliun dibandingkan dengan tren penerimaan dividen BUMN sebelumnya yang mencapai Rp90 triliun per tahun. Selain itu, Rizal berpendapat bahwa memindahkan sebagian keuntungan Danantara ke kas negara berpotensi mengurangi dana investasi yang tersedia bagi lembaga tersebut, sehingga keuntungan Rp30 triliun itu belum memperhitungkan berkurangnya biaya peluang.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa sebagian keuntungan Danantara yang dialihkan akan masuk ke pos PNBP Lainnya dalam APBN, sehingga diharapkan dapat menambah pendapatan negara dan membantu menjaga defisit APBN tetap terkendali. Namun, belum dapat dipastikan apakah kebijakan ini akan berlanjut pada tahun anggaran berikutnya.
Bagikan
Berita terkait
Ekonom sebut setoran Danantara ke APBN bisa tekan kebutuhan utang
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 19.55
Purbaya sebut Danantara akan setor Rp120 triliun ke APBN tahun ini
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 19.42
BUMN Cuan Rp120 Triliun, Purbaya Pastikan Danantara Bakal Setor ke Kas Negara Tahun Ini
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 16.00
Purbaya Bilang Danantara Beri Rp120 T Dividen BUMN Buat APBN
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 15.03