Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom Prediksi Tekanan Inflasi Masih Tinggi, Beras Jadi Perhatian

BPS mencatat inflasi September 2026 sebesar 0,30% MtM dan 3,28% YoY. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama dengan inflasi 0,88% dan andil 0,26%. Komoditas seperti cabai rawit (0,08%), cabai merah (0,06%), daging ayam ras (0,05%), dan beras (0,03%) juga berkontribusi. Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky menilai tekanan inflasi masih dipengaruhi kenaikan harga BBM dan pangan, serta fenomena El Nino yang dapat memperparah ketersediaan pangan. Proyeksi inflasi akhir 2026 mencapai 3,5%, berada di batas atas BI. Penanganan memerlukan penguatan pasokan, termasuk impor beras bila diperlukan. Neraca perdagangan Agustus 2026 mencatat surplus US$ 3,55 miliar didukung ekspor nonmigas sebesar US$ 26,61 miliar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait