Inflasi Lampung 3,51 persen di September beras beri andil 0,33 persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat inflasi tahunan di Provinsi Lampung pada September 2026 sebesar 3,51 persen, turun dari 3,53 persen pada Agustus 2026. Inflasi tertinggi terdapat di Kota Bandarlampung (3,74 persen), sementara yang terendah di Kabupaten Lampung Timur (3,00 persen). Kelompok pengeluaran dengan kenaikan harga terbesar adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya (7,71 persen), diikuti oleh transportasi (5,54 persen) dan kesehatan (3,95 persen). Komoditas beras menyumbang 0,33 persen terhadap inflasi tahunan, diikuti emas perhiasan (0,32 persen), bensin (0,29 persen), minyak goreng (0,19 persen), dan cabai rawit (0,13 persen). Inflasi bulanan Lampung pada September sebesar 0,14 persen dengan cabai merah menjadi komoditas berpengaruh terbesar (0,12 persen).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.10
Wow! Inflasi di Sulawesi Utara Tembus 7,59%, Tertinggi di Indonesia
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.19
Ada Reshuffle dan Rilis Data BPS, Rupiah Tertekan Dekati Level Rp18.000 per USD
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 14.00
BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 3,28 Persen, Dipicu Komoditas Pangan
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.56
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 3,55 Miliar di Agustus 2026
Berita terkait
Harga Pangan Hari Ini: Beras Kualitas Super I Turun jadi Rp 17.650 per Kg
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 13.30
Beras Jadi Penyumbang Inflasi Agustus 2026, Amran Tunjuk Penyebabnya
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.55
Harga Beras Kompak Naik pada Agustus, BPS Ungkap Penyebabnya
kumparan · 1 September 2026 pukul 19.00
Tren Harga Beras Terus Naik Sejak Januari 2026, Eceran Tembus Rp 15.641 per Kg
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.45