Ekonom: Rencana Pemprov DKI terbitkan obligasi cukup masuk akal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerbitan obligasi daerang DKI Jakarta sebesar Rp5,6 triliun dinilai masuk akal oleh ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet. Dengan APBD 2026 mencapai Rp79,6 triliun dan pendapatan daerah Rp69-71 triliun, pemerbitan bertahap (Rp4,2 triliun 2027, Rp1,3 triliun 2028) lebih prudent dibandingkan penarikan tunai penuh. Rasio kemampuan bayar utang (DSCR) DKI mencapai 22,74 kali, jauh di atas minimum 2,5 kali, sementara rasio pinjaman hanya 48,46 persen dari batas 75 persen. Penerbitan obligasi akan digunakan untuk proyek jangka panjang seperti perpanjangan LRT, RS Sumber Waras, pengendalian banjir, dan fasilitas kesehatan serta pendidikan.
Bagikan
Berita terkait
Pramono Mau Rilis Obligasi Daerah Rp 3,5 T, Buat Apa Dananya?
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.55
Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi Daerah: Uangnya Kebanyakan
kumparan · 3 September 2026 pukul 15.41
Pemprov DKI Siapkan Obligasi Rp 5,6 T, Terbit Bertahap di 2027 dan 2028
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.54
Bali Berguru ke Jakarta, Potensi Terbitkan Obligasi Daerah, Ini Kata Koster
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.01