Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom: Rencana Pemprov DKI terbitkan obligasi cukup masuk akal

Pemerbitan obligasi daerang DKI Jakarta sebesar Rp5,6 triliun dinilai masuk akal oleh ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet. Dengan APBD 2026 mencapai Rp79,6 triliun dan pendapatan daerah Rp69-71 triliun, pemerbitan bertahap (Rp4,2 triliun 2027, Rp1,3 triliun 2028) lebih prudent dibandingkan penarikan tunai penuh. Rasio kemampuan bayar utang (DSCR) DKI mencapai 22,74 kali, jauh di atas minimum 2,5 kali, sementara rasio pinjaman hanya 48,46 persen dari batas 75 persen. Penerbitan obligasi akan digunakan untuk proyek jangka panjang seperti perpanjangan LRT, RS Sumber Waras, pengendalian banjir, dan fasilitas kesehatan serta pendidikan.

Berita terkait