Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom: Transmisi modal asing perlu diperkuat demi ungkit sektor riil

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan perlunya memperkuat jembatan transmisi aliran modal asing ke sektor riil. Hingga 14 September 2026, arus modal asing masuk senilai Rp140,7 triliun, utama melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Namun, kedua instrumen tersebut tidak langsung menyumbang ke sektor riil karena SBN berbasis pembiayaan pemerintah dengan tenor tidak seluruhnya pendek, sedangkan SRBI berfungsi operasi moneter BI. Josua menekankan pentingnya kualitas belanja APBN yang produktif seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Sementara untuk SRBI, perlu dihindari imbal hasil terlalu menarik sehingga menyimpan surat berharga. BI telah menerapkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial dengan insentif likuiditas perbankan mencapai Rp461,2 triliun pada September 2026, termasuk Rp123 triliun melalui pendalaman pasar uang. Kredit investasi naik 25,11% dan kredit modal kerja 11,45% tahunan pada Agustus 2026, menunjukkan saluran menuju sektor produktif terbuka.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait