Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom UGM: Data Desil Jangan Jadi Satu-satunya Dasar Penentuan Subsidi BBM

Dosen FEB UGM Wisnu Setiadi Nugroho menyatakan data desil tidak boleh menjadi satu-satunya dasar penentuan subsidi BBM. Data desil sebaiknya digunakan sebagai alat penyaring awal yang dikombinasikan dengan indikator lain seperti data perpajakan, kepemilikan kendaraan, konsumsi listrik, dan jumlah tanggungan rumah tangga. Wisnu menekankan bahwa kepemilikan aset tidak cukup untuk menggambarkan kemampuan ekonomi rumah tangga, sehingga perlu memperhatikan juga kewajiban dan beban pengeluaran seperti cicilan, pendidikan, dan kesehatan. Dalam kebijakan subsidi BBM, ia menyarankan pendekatan yang lebih bertahap dan fleksibel, seperti pembatasan volume BBM berdasarkan kebutuhan, dengan mekanisme pembaruan data secara berkala agar responsif terhadap perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Berita terkait