Airlangga Sebut Tak Ada Penambahan Desil, Perubahan Tunggu Sensus Ekonomi 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan tidak akan ada penambahan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tetap menggunakan skala 1-10. Penilaian desil akan diperbarui melalui Sensus Ekonomi 2026 yang sedang dilakukan BPS. Data desil akan menjadi dasar penentuan batasan konsumsi Pertalite bagi masyarakat mampu (desil 9-10) yang tidak boleh membeli BBM bersubsidi. Pembatasan ini diproyeksikan menghemat subsidi BBM sekitar 10 persen. Subsidi energi dalam RAPBN 2026 ditetapkan Rp 210 triliun, sementara pada RAPBN 2027 mencapai Rp 272,95 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.53
Pertalite untuk Desil 10 Bakal Dibatasi, Purbaya Bocorkan Waktunya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.40
Pertalite Tak Lagi Bebas Dibeli? Pemerintah Siapkan Skema Berdasarkan Jenis Kendaraan
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.11
Airlangga Bocorkan Cara Batasi Pertalite, Jenis Kendaraan Jadi Penentu
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 14.21
Desil DTSEN Berpeluang Dikaji Ulang, Airlangga Tunggu Hasil Sensus Ekonomi BPS
Berita terkait
Siap-siap! Pembelian Pertalite hanya Bisa Sesuai Desil Tertentu, Cek Desil BPS-Bansos Pakai NIK
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 16.15
Pengunaan Desil untuk Pembatasan Pertalite Dinilai Bermasalah
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.37
Apa Itu Desil 1 sampai 10? Ini Kriteria dan Cara Cek Lewat Link Resmi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.10
Airlangga Sebut Pembatasan Pertalite Bakal Mengacu Jenis Kendaraan
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.59