Ekonom Ungkap Tantangan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
Menteri Keuangan Suahasil Nazara akan menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam menyeimbangkan kebutuhan politik jangka pendek dengan kesehatan fiskal jangka menengah. Chief Economist Permata Bank Josua Pardede menekankan bahwa kredibilitasnya tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga keberanian menolak program yang terlalu mahal atau menimbulkan risiko fiskal. Arah kebijakan fiskal tidak diperkirakan berubah drastis, dengan target defisit turun dari 2,85% PDB pada 2026 ke 2,4% PDB pada 2027. Perubahan mungkin terlihat pada penekanan gaya kebijakan, di mana Suahasil diperkirakan lebih menekankan kualitas belanja dan kesinambungan pembiayaan dibandingkan pendekatan sebelumnya yang lebih fokus pada percepatan pertumbuhan.
Bagikan
Berita terkait
Pusat Pengembangan Bioethanol Dibangun di Lampung
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 22.05
Pengusaha Harap Suahasil Nazara Jaga Kepastian Kebijakan Fiskal
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 22.01
Akamai Luncurkan Workforce Protector, Perkuat Keamanan AI di Lingkungan Kerja
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 21.55
Bahlil Temukan Truk Modifikasi Tanki Berkapasitas 1 Ton Liter Buat Borong BBM Subsidi
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 21.50