Ekonomi Melambat, China Bersih-Bersih 670 Bank
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4347730/original/064079400_1678087559-20230306-Ekonomi-China-AP-7.jpg)
China mempercepat konsolidasi bank kecil yang mayoritas beroperasi di wilayah pedesaan untuk memperkuat sistem keuangan di tengah perlambatan ekonomi. Menurut analisis Fitch Ratings, pemerintah China berhasil menutup 670 lembaga pemberi pinjaman pada 2025, setara dengan seperempat dari total bank di negara tersebut. Langkah ini bertujuan menciptakan bank yang lebih sedikit jumlahnya namun lebih besar dan memiliki modal kuat.
Bank komersial kecil dan pedesaan tetap menjadi bagian terlemah dari sistem keuangan China dengan kualitas aset yang buruk, permodalan rendah, dan kelemahan tata kelola. Imbal hasil aset bank-bank pedesaan turun menjadi 0,45% pada semester pertama 2025 dari 0,56% pada 2021. Rasio kredit bermasalah naik menjadi 2,8%, melampaui rata-rata sektor 1,5% akibat eksposur tinggi terhadap perusahaan kecil, pengembang properti, dan kendaraan pendanaan pemerintah daerah.
Fitch menyatakan bahwa konsolidasi ini bertujuan meningkatkan pengawasan, membatasi arbitrase regulasi, dan memperbaiki transparansi. Tekanan pada bank kecil kemungkinan tidak menyebar ke seluruh sistem karena operasi yang bersifat lokal dan terbatasnya eksposur antarbank. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan ekonomi yang berlanjut, dengan pertumbuhan PDB China 4,3% pada kuartal kedua 2025, laju terendah sejak 2022.
Bagikan
Berita terkait
Fitch Mempertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Program 3 Juta Rumah Jadi Penopang
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 21.04
Fitch pertahankan rating AAA BTN, peran di KPR jadi penopang
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 20.14
Ini Alasan 670 Bank China Ditutup Pemerintah, Bukan Bangkrut Tapi...
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 13.20
Pasokan Minyak Iran Lenyap dari Pasar Dunia bikin China Kelabakan
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 13.32