Pasokan Minyak Iran Lenyap dari Pasar Dunia bikin China Kelabakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasokan minyak mentah Iran menghilang dari pasar global akibat perang dan blokade laut Amerika Serikat sejak Februari hingga April 2026. Pemuatan di Terminal Kharg Island anjlok dari 1,8 juta menjadi 260.000 barel per hari pada Mei. Stok cadangan mengapung sebesar 160 juta barel di Asia Pasifik kini terkuras habis, menyebabkan pengiriman minyak berhenti total sejak 26 September 2026.
Kondisi ini berdampak signifikan bagi China, terutama kilang independen di Provinsi Shandong. Pelabuhan Qingdao mencatat penurunan intake hingga rekor terendah 150.000 barel per hari. Saat ini, 23 juta barel minyak terperangkap di Teluk akibat blokade, sementara tangki darat Iran terisi 60%, memaksa Teheran mempertimbangkan pemangkasan produksi minyak nasional.
Bagikan
Berita terkait
Dampak Perang, Nilai Tukar Rial Iran Merosot ke Rekor Terendah terhadap Dolar AS
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 19.21
Kemendag Memperketat Ekspor Batu Bara, Indonesia Siap Jadi Mitra Energi Global
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.48
Krisis BBM Makin Parah, PNS Iran Cuma Ngantor Sampai Jam 1 Siang
Detik.com · 24 September 2026 pukul 13.55
Dilema Ekonomi China: Ekspor Melonjak, Warga Menahan Konsumsi Domestik
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 09.43