Ekspansi Kredit dan Penguatan Dana Murah Bawa Laba BRI Tumbuh 17,5 Persen Jadi Rp31,2 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337830/original/084707200_1788258971-Kinerja_Keuangan_BRI_1.jpg)
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat laba bersih Rp31,2 triliun pada Triwulan II 2026, tumbuh 17,5% yoy. Aset BRI mencapai Rp2,352 triliun (11,7% yoy), sedangkan kredit dan pembiayaan naik 16,2% yoy menjadi Rp1,646 triliun. Pertumbuhan didorong oleh ekspansi kredit UMKM yang mencapai Rp1,235 triliun (75,1% dari total portofolio) dan penguatan dana murah melalui kanal digital. Industri perbankan nasional menunjukkan fundamental solid dengan kredit tumbuh 12,7% yoy, DPK naik 10,2% yoy, dan LaR turun menjadi 8,5%. BRI melaksanakan transformasi BRIVolution Reignite dengan fokus pada penguatan funding franchise dan ekspansi sumber pertumbuhan baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.03
Kredit Tumbuh 8,6 Persen, UMKM Fondasi Utama Pertumbuhan BRI
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.32
BRI Bukukan Laba Rp 31,2 T hingga Akhir Triwulan II 2026, Tumbuh 17,5%
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.20
Hery Gunardi Ungkap Resep Laba BRI Bisa Tumbuh 17,5%
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 12.23
BRI: Kredit UMKM Rp1.235,4 T per Juni, tetap dominan dalam portofolio
Berita terkait
Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI, Destry Ungkap Kondisi Ekonomi RI
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 11.46
Destry Soroti Total Kredit Belum Ditarik, Tembus Rp2.548 T
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.44
BI Minta Bank Lebih Rajin Gelontorkan Kredit
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 16.14
Tembus Rp11 T, BRI Optimistis Capai Kuota KUR Perumahan Rp14 T di 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.49