Ekspansi Rantai Pasok, Bank SMBC Indonesia Pacu Kredit Korporasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299983/original/084137800_1753857669-Menara_SMBC_Indonesia__1___2_.jpg)
PT Bank SMBC Indonesia Tbk menggandeng Asian Development Bank (ADB) untuk memperluas kapasitas pembiayaan perdagangan dan rantai pasok nasional melalui skema unfunded risk participation. Dengan skema ini, ADB turut membearing risiko atas portofolio pembiayaan bank, sementara seluruh proses operasional tetap dikendalikan penuh oleh Bank SMBC Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran aktivitas bisnis yang bergantung pada rantai pasok yang kuat.
Penguatan kapasitas pembiayaan ini sejalan dengan tren pertumbuhan yang positif pada kredit korporasi dan komersial bank. Per Juni 2026, penyaluran kredit di segmen ini mencapai Rp 116,5 triliun, naik 12,8% secara tahunan. Pertumbuhan juga tercatat pada kredit digital Jenius (Rp 3,69 triliun, naik 9,9%), pembiayaan BTPN Syariah (Rp 11,03 triliun, naik 8,7%), dan pembiayaan kendaraan melalui OTO dan SOF (Rp 31,89 triliun, naik 5,8%).
Kolaborasi dengan ADB diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, meningkatkan ketahanan ekosistem perdagangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Bank SMBC Indonesia menekankan komitmennya untuk tetap mengelola origination, administrasi, dan pemantauan transaksi secara langsung guna menjaga kualitas portofolio.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 10.53
Gandeng ADB, Bank SMBC Perluas Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
Berita terkait
Bank SMBC Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.42
Gandeng ADB, Bank SMBC Indonesia Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 09.40
Layani 10,68 Juta Jiwa, Jakarta Butuh Hub Logistik di Jakut
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 15.24
Bank SMBC Indonesia Tebar Diskon Tiket Konser Andrea Bocelli hingga 20% di General Sale
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 16.30