Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Elitenya Prabowo Kena Tampar Mahfud MD: Sudah Setahun Jadi Menteri, Gak Ada yang Dulu Dijanjikan

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengkritik tajam kinerja salah satu menteri dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam video di YouTube resminya, Mahfud menyindir bahwa setelah sebentar lagi menjadi menteri, belum ada janji yang terwujud. Ia juga menyoroti penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah, menekankan bahwa penilaian harus didasarkan pada hasil yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar pernyataan atau program yang dijanjikan. Meski memberikan kritik, Mahfud tetap mengapresiasi langkah-langkah Presiden Prabowo yang mulai merespons kritik masyarakat dan lebih memperhatikan isu domestik seperti pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut harus diikuti dengan pembenahan kinerja para menteri agar gagasan dan janji bisa terjemahkan menjadi kebijakan yang berdampak nyata.

Sementara itu, hasil survei Poltracking Indonesia yang dikutip oleh Warta Ekonomi menunjukkan bahwa 51,9 persen publik Indonesia menilai perlu dilakukan reshuffle kabinet. Sebanyak 27,9 persen responden menyatakan tidak perlu perombakan, sementara 20,2 persen lainnya enggan memberikan jawaban. Alasan paling dominan bagi publik yang mendukung reshuffle adalah kinerja menteri yang kurang memuaskan, yang diklaim oleh 55,5 persen responden. Selain itu, 10 persen responden menganggap ada menteri yang tidak cocok dengan kementerian yang dipimpinnya, dan 9,3 persen lainnya mengkritik menteri yang jarang turun langsung ke tengah masyarakat.

Survei ini mengindikasikan bahwa tuntutan perubahan kabinet bukan sekadar wacana di kalangan elit politik, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran nyata dari sebagian besar masyarakat yang merespons program dan kebijakan pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait