Elnusa Incar Pasar Energi Baru, Dari Aljazair hingga India
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Elnusa Tbk (ELSA) memperluas strategi pertumbuhan bisnis ke pasar internasional dengan menargetkan kawasan Aljazair, India, dan Asia Tenggara. Ekspansi ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada pelanggan afiliasi yang masih mendominasi pendapatan perseroan. Pada Semester I-2026, pelanggan afiliasi berkontribusi 78% terhadap pendapatan, sementara pelanggan pihak ketiga hanya 22%. Direktur Keuangan Nelwin Aldriansyah menyatakan bahwa fokus ekspansi akan diarahkan ke kawasan tersebut sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang dan penguatan kapabilitas global, sambil tetap memperkuat pasar domestik.
Elnusa andalkan portofolio layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir energi untuk memasuki pasar internasional. Layanan meliputi survei seismik, pengelolaan sumur, pengeboran, oilfield services, fabrikasi, konstruksi, hingga distribusi bahan bakar. Integrasi layanan ini dianggap sebagai keunggulan kompetitif perseroan. Pada Semester I-2026, Elnusa menyelesaikan operasional signifikan seperti akuisisi seismik 3D seluas 1.757 km², wireline logging pada 662 sumur, dan well testing pada lebih dari 3.800 sumur. Inovasi teknologi seperti Pertapixel, layanan geospasial berbasis drone, juga dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Strategi ekspansi regional dilakukan bersamaan dengan penguatan kinerja bisnis domestik. Pada Semester I-2026, Elnusa mencatat pendapatan Rp7,58 triliun, tumbuh 8,9% secara tahunan. EBITDA naik 16,2% menjadi Rp862 miliar, dan laba bersih melonjak 29,2% menjadi Rp435 miliar. Perseroan juga mencatat kontrak baru Rp11,6 triliun dan kontrak berlanjut sebesar Rp18,8 triliun hingga Juni 2026. Namun, manajemen belum mengungkapkan target pendapatan atau jadwal spesifik dari ekspansi internasional.
Bagikan
Berita terkait
Semester I-2026, Bisnis Distribusi BBM Dorong Laba Elnusa Naik 29,2%
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.30
Siap-Siap! BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste dan India
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.07
Kurang dari Setahun, Pengguna Tring! Pegadaian Tembus 6,5 Juta
kumparan · 4 September 2026 pukul 20.30
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid
JawaPos · 4 September 2026 pukul 17.32