Emiten Bengkel Pesawat Garuda (GMFI) Mau Hapus Saldo Defisit Rp 9 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) bersiap menghapus saldo laba negatif (defisit) sebesar Rp 9,28 triliun melalui kuasi reorganisasi yang disetujui pemegang saham dalam RUPSLB. Proses ini tidak melibatkan setoran dana baru dari pemegang saham dan tidak mengubah komposisi kepemilikan saham, sehingga tidak menimbulkan dilusi. Penghapusan defisit akan dilakukan menggunakan agio saham sebesar US$ 299,6 juta, selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali sebesar US$ 1,1 juta, serta penurunan nilai nominal saham tanpa mengurangi jumlah saham beredar sebesar US$ 212,2 juta.
Kuasi reorganisasi ini memenuhi persyaratan regulator, termasuk soal profitabilitas dan prospek usaha. GMFI telah mencatat pemulihan kinerja keuangan selama tiga tahun berturut-turut, dengan pendapatan meningkat dari US$ 373,21 juta pada 2023 menjadi US$ 491,88 juta pada 2025 atau tumbuh 31,8%. Laba operasional naik 118,7% menjadi US$ 60,57 juta, sementara laba bersih tumbuh 68,4% menjadi US$ 33,97 juta. Kuartal I 2026 mencatat laba berjalan sebesar US$ 6,76 juta.
Langkah ini diharapkan meningkatkan fleksibilitas keuangan GMFI untuk mendukung ekspansi bisnis dan pertumbuhan jangka panjang, serta membuka peluang pembagian dividen di masa mendatang. Setelah RUPSLB, perseroan akan melanjutkan tahapan sesuai ketentuan berlaku, termasuk masa pemberitahuan kepada kreditur selama 60 hari.
Bagikan
Berita terkait
PT GNI di Morowali PHK 1.900 Karyawan, Ternyata Ini Biang Keladinya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.55
Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Hapsoro
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.15
Bos Kopi FORE Kasih Bocoran Soal Dividen
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 18.20
Emiten Nagita Slavina (VISI) Rugi di Semester I-2026, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.40