Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) menyampaikan kepribadian terkait belum memenuhi ketentuan minimum saham free float sebesar 15% yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data per 31 Agustus 2026, free float BUKK hanya mencapai 6,17%. BEI meminta perseroan memberikan informasi tertulis mengenai kendala pemenuhan ketentuan tersebut. BUKK mengungkapkan bahwa pemegang saham utama, Nadia Achmad (14,71%) dan Laila Achmad (14,56%), masih memiliki saham yang signifikan, sehingga penjualan ke masyarakat umum menjadi opsi yang dipertimbangkan. Rencana BUKK untuk memenuhi free float 15% pada 2029 masih tetap, dengan target meningkatkan free float menjadi 7,5% dalam waktu dekat. Perseroan juga memohon Bursa memberikan waktu tambahan untuk memenuhi ketentuan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.44
Disorot BEI soal Free Float, Indorama Siap Penuhi Sebelum Maret 2029
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.34
Free Float Belum Capai 15%, Bank JTrust Siapkan Sejumlah Strategi
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 10.39
BEI Tegur Mitrabara Adiperdana (MBAP) Penuhi Free Float, Saat Ini Baru 9,702%
Berita terkait
Dicecar Bursa Terkait Ketentuan Free Float, MBAP Buka Suara
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.22
Belum Penuhi Ketentuan Free Float, KLBF Buka Opsi delisting EPMT
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.25
Free Float Masih 9,24%, SOHO Siapkan Sejumlah Opsi
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 20.34
Free Float Jadi Tantangan, Kalbe Farma Kaji Opsi Delisting EPMT
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 12.49