Eni-Repsol Cari Investor Baru untuk Garap Ladang Gas Raksasa Venezuela
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Eni SpA dan Repsol SA sedang mencari investor eksternal untuk menjual sebagian kepemilikan mereka masing-masing 50 persen di ladang gas alam Perla, Venezuela, guna mendanai pengembangan proyek tersebut. Perla merupakan salah satu ladang gas terbesar di Venezuela yang belum mengekspor gas alamnya meskipun negara tersebut kaya akan cadangan minyak dan gas. Kedua perusahaan menolak memberikan komentar resmi terkait rencana penjualan ini. Pada September 2023, Venezuela dan Amerika Serikat mengumumkan kerja sama energi termasuk dengan Chevron, GE Vernova, dan Eni untuk meningkatkan produksi minyak. Eni dan Repsol juga menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Venezuela untuk mulai mengekspor gas dari Perla pada akhir 2031, dengan target produksi gas lebih dari dua kali lipat yang akan diekspor sebagai LNG melalui terminal terapung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 01.40
Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Sukses Digelar di ICE BSD City
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 21.00
Hitung-hitungan Beban Ekologis di Balik Megaproyek Data Center Nasional
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.10
Jadi Menko Hilirisasi, Bahlil Sempat Targetkan Megaproyek Rp618 T
Berita terkait
Medco Bidik First Gas Sambar Kuartal IV-2026, Target 85 MMscfd
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 15.30
AS Kendalikan Cadangan Minyak Venezuela 65 Miliar Barel Senilai Rp1.775 Triliun
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 08.15
Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan Kolaborasi Strategis untuk Sektor Energi
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 16.34
ESDM Tentukan Pemain CNG 3 Kg Usai Uji Coba Rampung
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 15.54