Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Hitung-hitungan Beban Ekologis di Balik Megaproyek Data Center Nasional

Pemerintah Indonesia mendorong negara menjadi pusat industri data center di Asia Tenggara untuk memperkuat ekonomi digital global. Saat ini, PLN telah menyalurkan energi ke 159 perusahaan data center dengan kapasitas tersambung 2.038 MVA dan total konsumsi listrik mencapai 2.378 GWh. Pemerintah menawarkan potensi wilayah luas serta beragam sumber energi terbarukan seperti air, panas bumi, dan angin untuk menarik investor global.

Namun, pertumbuhan ini membawa tantangan beban ekologis karena data center membutuhkan pasokan listrik besar dan sistem pendinginan air yang masif. Kebutuhan energi nasional diproyeksikan melonjak hingga 700–800 TWh pada 2030, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan konsumsi saat ini yang sebesar 317 TWh. Pengembangan infrastruktur ini harus disesuaikan dengan ketersediaan sumber daya alam agar tetap berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait